Friday, May 23, 2014

on

Seni Ukir Telur

Selama ini jika berbicara tentang seni ukir, maka yang muncul dalam benak kita umumnya adalah seni ukir kayu, perhiasan, logam dan sejenisnya. Cangkang telur belum termasuk dalam daftar bahan untuk diukir.

Bentuknya yang relatif kecil, bulat dan nampak rapuh membuat orang berpikir dua kali untuk mengukirnya. Jangankan diukir, salah memegang saja bisa berakibat retak atau pecah.

Umumnya cangkang telur hanya dilukis atau dihias dengan pernak-pernik tertentu ssebagai bagian dari perayaan Paskah. 

(greateggspectations.net)
Namun ternyata di luar sana seni ukir telur sudah dikenal sejak ribuan tahun yang lalu. Menurut beberapa sumber, perkembangan seni ukir telur bermula dari Tiongkok. Di sana para seniman membuat ukiran telur dari cangkang telur ayam. Karya tersebut dibuat hanya berbekal alat-alat ukir manual.

Sayangnya tidak ada satupun yang bertahan hingga saat ini, kemungkinan karena bahan cangkang berupa material organik sehingga mudah rusak seiring perjalanan waktu.